BORNEONEWS, Sampit - Pemkab Kotawaringin Timur menggelar sosialisasi laporan kegiatan penanaman modal dan pembinaan bagi pelaku usaha khususnya bidang pengadaan barang/jasa.
"Kegiatan ini memiliki peran yang sangat penting dalam rangka meningkatkan kualitas dan transparansi laporan investasi di daerah kita," kata Bupati Kotim Halikinnor, Kamis, 20 Juni 2024.
Kegiatan tersebut digelar di Aquarius Boutique Hotel selama satu hari dengan peserta kurang lebih 100 pelaku usaha pengadaan barang dan jasa serta koperasi.
Laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) adalah instrumen yang vital dalam memantau realisasi investasi dan perkembangan proyek-proyek yang ada di kabupaten Kotawaringin Timur.
Dengan adanya laporan ini, pemerintah daerah dapat memperoleh data yang akurat dan komprehensif untuk mengevaluasi dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
--page
Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Diana Setiawan mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas dan transparansi investasi di Kotim. Karena sejak 1 Juli 2023 pelayanan sudah melalui aplikasi secara digital.
"Kegiatan ini kami laksanakan agar pelaku usaha memahami kewajiban memasukan laporan pada sistem OSS. Ada beberapa hal yang harus kita ketahui agar penyampaian lancar semuanya karena ini dilihat dan dipantau Kementerian," ujarnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan 2 narasumber yaitu dari Universitas Palangka Raya dan Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)









