BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro menggambarkan kondisi Nilai Tukar Petani atau NTP yang terjadi di Kalteng selama tahun berjalan yakni Januari hingga Mei 2024.
"Secara umum, NTP Kalimantan Tengah selama tahun 2024 mengalami peningkatan," kata Eko pada Sabtu, 22 Juni 2024.
Dari yang berada di poin 121,24 pada Januari 2024, kata Eko, menjadi 124,08 pada Mei 2024.
"Kenaikan ini tidak lepas dari pengaruh NTP pada Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang nilai tukar subsektor ini merupakan yang terbesar di Kalimantan Tengah," tuturnya.
Pada Mei 2024, kata Eko, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat tercatat memiliki NTP sebesar 143,32, diikuti oleh Subsektor Hortikultura sebesar 105,71.
--page
"Lalu Subsektor Peternakan sebesar 105,70, Subsektor Tanaman Pangan sebesar 98,33, dan Subsektor Perikanan sebesar 96,52," bebernya. (TESTI PRISCILLA/H)









