PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa nilai ekspor dan impor Kalteng selama bulan Mei 2024 mengalami penurunan.

"Ekspor Kalteng pada Mei 2024 senilai US$328,96 juta, turun 0,77 persen dibanding April 2024.

Sementara Impor Kalteng pada Mei 2024 senilai US$1,92 juta, turun 18,30 persen dibanding April 2024," kata Agnes menyampaikan Berita Resmi Statistik pada Senin, 1 Juli 2024.

Nilai ekspor Kalteng pada Mei 2024 yang mencapai US$328,96 juta atau turun 0,77 persen ini menurut Agnes dibanding ekspor April 2024, dan turun 17,23 persen dibanding ekspor Mei 2023.

"Batu bara, minyak kelapa sawit, bijih zirkonium, niobium dan tantalum, lignit, dan kayu lapis serta karet remah merupakan komoditas utama ekspor Kalteng selama Mei 2024," tuturnya.

--page

Sementara itu, lanjut Agnes, Jepang, Tiongkok, dan India menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Mei 2024.

"Nilai impor Kalteng selama Mei 2024 mencapai US$1,92 juta, turun 18,30 persen dibanding April 2024 dan turun 87,49 persen jika dibanding Mei 2023," jelasnya.

Pupuk, pembangkit listrik, katalisator dan mesin ekstraksi merupakan komoditas utama impor Kalimantan Tengah selama Mei 2024.

"Fed. Russia, Laos dan Malaysia merupakan negara utama asal impor Kalteng selama Mei 2024," bebernya.

Neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah pada Mei 2024 mengalami surplus sebesar US$327,04 juta. (TESTI PRISCILLA/J)