BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen akan terus menyewa pesawat untuk mengantantar dan menjemput jemaah haji ke Embarkasi Banjarmasin.
"Tahun depan tetap kita charter, kita lihat jemaah haji kita tahun ini ada 3 orang memakai kursi roda kalau Sampit-Banjarmasin naik bus 7-9 jam, mereka terutama orang tua akan lelah," kata Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 2 Juli 2024.
Kelelahan tersebut dapat mempengaruhi jemaah dalam menjalankan rukun Islam ke-lima tersebut. Jemaah yang lelah tiadak akan maksimal dalam beribadah, karena selain perjalanan menuju Banjarmasin mereka juga harus menempuh perjalanan panjang Banjarmasin-Jeddah.
Sementara tenaga dan fisik mereka harus prima saat menjalankan ibadah di tengah cuaca ekstrem yang sangat berbeda dengan tanah air.
"Semoga tahun depan pesawatnya tetap ada di Sampit. Kalau pesawat tidak ada, walaupun saya siapkan anggaran tetap tidak bisa," ujarnya.
--page
Adapun di Bandara H Asan Sampit terdapat 2 maskapai penerbangan yaitu Nam Air dengan pesawat jenis Boeing 737-500 dan Wings Air dengan pesawat jenis ATR72.
Halikinnor merencanakan, jika tahun depan tidak ada pesawat Boeing, ihaknya akan penyewa pesawat ATR72 untuk mengantar jemput jemaah haji ke embarkasi Banjarmasin. Hal tersebut salah satu usaha melayani yang terbaik untuk jemaah haji Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)









