SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2024.

"Alhamdulillah kita mendapatkan penghargaan UHC, ini penghargaan dari pemerintah melalui BPJS Kesehatan dalam menjamin layanan kesehatan masyarakat," kata Sekretaris Daerah Kotim Fajrurrahman, Sabtu, 10 Agustus 2024.

Penyerahan penghargaan tersebut dipimpin oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Kamis, 8 Agustus 2024. Fajrurrahman mewakili Bupati Kotim Halikinnor menghadiri kegiatan tersebut.

UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu tanpa adanya hambatan finansial. Di Indonesia, UHC ini diwujudkan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin mengapresiasi target UHC di Indonesia yang telah terwujud di atas 98 persen dari total penduduk, dengan lebih dari 275 juta jiwa terdaftar dalam Program JKN-KIS, kepesertaan JKN meningkat dari tahun ke tahun dengan cakupan mencapai di atas 98 persen dari total penduduk.

--page

Kotim telah lama mencapai UHC lebih dari 98 persen dari jumlah penduduk untuk menjamin masyarakat mendapat layanan kesehatan. Bahkan daerah ini menggelontorkan anggaran fantastis untuk jaminan kesehatan. 

"Pak Bupati sering menyampaikan kalau ada warga kita yang ingin berpbat tetapi belum terdaftar kepesertaannya maka harus tetap dilayani," tandasnya. 

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi mengatakan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp61 miliar untuk jaminan kesehatan masyarakat pada tahun 2024.

"Terkait dengan jaminan kesehatan nasional ialah kebijakan pusat dan diaplikasikan oleh kebijakan pemerintah daerah pada tahun ini Pemerintah Daerah alokasikan anggaran kurang lebih Rp 61 Miliar untuk tahun 2024," kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi awal tahun 2024 lalu.

Lanjutnya, Kotim saat ini sudah mencapai UHC 100,3 persen dan keaktifan 75 persen. Oleh karena itu semua masyarakat Kotim telah masuk kepesertaan BPJS Kesehatan. (DEWI PATMALASARI/j)