SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengerjakan rekonstruksi jalan HM Arsyad Sampit, Jumat, 16 Agustus 2024.

"Saya minta tolong kepada warga khususnya Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang karena banyak paket kegiatan tahun ini mohon dimaklumi jika berdebu atau terganggu lalu lintasnya," kata Bupati Kotim Halikinnor, Jumat, 16 Agustus 2024.

Aktivitas alat berat mulai terlihat di dekat Bundaran KB hingga di depan Kantor UPTD BLK Sampit. Ekskavator mengeruk lapisan aspal tersebut sehingga arus kendaraan dialihkan.

Ia meminta masyarakat memaklumi terganggunya lalulintas tersebut demi kelancaran pembangunan. Masyarakat diimbau berhati-hati atau mencari alternatif jalan lain untuk sementara untuk kenyamanan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dhinar Tistama mengatakan rekonstruksi jalan HM Arsyad sisi timur dari Simpang empat Pelita hingga Bundaran KB tersebut akan menggunakan metode yang sama seperti pengerjaan sisi barat pada tahun 2022 yaitu metode Cement Treated Recycling Base (CTRB) pada tahun 2022.

--page

Metode tersebut mendaur ulang lapisan aspal dengan cara mengupasnya dan ditambahkan material batu, semen, selanjutnya akan di-recycle menggunakan alat khusus.

"Peningkatan Jalan HM Arsyad memerlukan anggaran Rp12 miliar agar ruas jalan sisi timur setara tingginya dengan sisi barat," kata Mentana.

Adapun berdasarkan papan proyek yang tertera di dekat Bundaran KB rekonstruksi jalan tersebut menelan anggaran Rp12.194.000.000 dari Dana Bagi Hasil (DBH) 2023. Proyek dengan nomor kontrak 600.2.10.2/77/KTK/DSDABMBKPRKP-BM/VIl/2024 TANGGAL: 07 Agustus 2024 tersebut dilaksanakan oleh CV Sakakajang Bintang Utama dan Konsultan CV Berlian Kalimantan Engineering. (DEWI PATMALASARI/H)