BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui BUMD PT Habaring Hurung menandatangani perjanjian kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Nam Air untuk mempercepat penerbangan perdana Sampit-Surabaya.
"Hari ini ditandatangani kerja sama, nanti tanggal 13 September 2024 terbang perdana. Berdasarkan informasi tadi izinnya sudah keluar alhamdulillah lancar prosesnya," kata Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 2 September 2024.
Kerja sama tersebut untuk menghadirkan penerbangan Nam Air Sampit-Surabaya dengan sistem charter agar transportasi udara dari dan menuju Surabaya dapat dinikmati masyarakat.
"Untuk sementara kita buka seminggu 2 kali terlebih dahulu sambil menunggu penerbangan reguler. Karena sebenarnya yang reguler sudah mendapatkan izin November-Desember," ujarnya.
Penerbangan tersebut sekaligus upaya pemerintah daerah menghadirkan transportasi udara yang lebih terjangkau. Karena selama ini, rute tersebut selama ini diterbangi Wings Air ATR 72 dengan harga Rp2,3-2,6 juta. Dengan penerbangan Nam Air Boeing 737-500 yang berkapasitas lebih besar dibanderol dengan harga tertinggi Rp1,2 juta.
--page
"Kalau menunggu reguler itu kemungkinan Desember paling cepat atau Januari. Sementara penerbangan kita ke Surabaya tidak ada, padahal banyak pengusaha Sampit yang memiliki mitra di Surabaya," imbuhnya.
Sementara itu Direktur Niaga Nam Air Achmad Yani berharap, penerbangan rute Sampit-Surabaya bukan hal baru bagi pihaknya. Terakhir rute tersebut diterbangi sebelum wabah covid-19.
"Rute ini memang kita incar sudah lama. Sebelum kuta kerja sama kita sudah memiliki izin. Efektif pergantian summer ke winter 4 kali seminggu pada hari Senin, Rabu, Jumat, Minggu," kata Achmad Yani.
Namun ada permintaan Pemkab Kotim untuk dipercepat karena Wings Air tidak lagi menerbangi rute tersebut. Penerbangan dengan sistem charter tersebut sementara 2 kali sepekan pada Senin dan Jumat dengan harga tertinggi Rp 1,194 juta.
"Jika bagus nanti kita terbangi setiap hari. Untuk tanggal 13 September hingga akhir Oktober kita buka 2 kali seminggu sebelum pergantian season untuk terbang reguler," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









