SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian, salah satunya dengan pemberian bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Dengan bantuan Alsintan ini, harapan kita, Kotim dapat menjadi penyangga pangan IKN di masa mendatang,” kata Bupati Kotim Halikinnor saat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat, Kamis, 19 September 2024.

Alsintan memiliki peran penting dalam mendukung usaha pertanian. Alsintan tidak hanya berfungsi sebagai substitusi tenaga kerja, terutama di daerah yang mengalami kekurangan tenaga kerja, tetapi juga mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan kapasitas serta produktivitas kerja para petani.

Penggunaan Alsintan tidak terbatas pada proses budidaya dan pascapanen, tetapi juga mencakup pengembangan hasil panen menjadi berbagai produk pangan tambahan.

Sehingga, dengan adanya bantuan Alsintan ini terjadi transformasi teknologi menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan.

--page

"Upaya ini merupakan bagian dari persiapan program pusat yang bertujuan mencetak lahan sawah seluas 58.000 hektare di Kotim, dengan fokus utama pada pengembangan pertanian padi," tandasnya. 

Kepala DPKP Kotim Sepnita, mengatakan bantuan Alsintan yang diserahkan kepada kelompok tani mencakup berbagai jenis. Bantuan tersebut meliputi 34 unit hand traktor, 39 ekor sapi, 29 ekor kambing, 15 unit cultivator, 110 pompanisasi, 10 irigasi perpompaan, dan 1 irigasi perpipaan.

Dengan bantuan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kotim semakin meningkat, sehingga mampu menjadi lumbung pangan yang mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional. (DEWI PATMALASARI/Y)