BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Balapan liar sudah meresahkan warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Aksi balapan liar para remaja, dan anak-anak itu, sepertinya tak pernah usai. Ada-ada saja kegilaan mereka menggeber kecepatan sepeda motor, dengan suara bising memekakkan telinga, tanpa menghiraukan keselamatan diri dan pengguna kendaraan yang melintas.

Salah satu akal remaja pembalap liar agar tetap bisa melakoni aksi balapannya, mengelabui petugas kepolisian dengan memanfaatkan waktu sepi menjelang salat Magrib di sekitar lokasi Bundaran II Kuala Pembuang.

"Tidak pernah ada jeranya sama sekali mereka. Bahkan saat adzan salat Magrib tetap diisi dengan balapan liar di lokasi bundaran itu. Mengingat saat Magrib, aparat kepolisian udah tak tampak melakukan patroli karena harus beristirahat sejenak sembari menunggu patroli lanjutan saat malam hari tiba," ungkap Hadinur, warga Kuala Pembuang, Selasa (9/8/2016).

Meskipun sebelumnya aksi balapan liar yang mengambil lokasi pada area bundaran II Kuala Pembuang itu pernah dibubarkan oleh warga yang tinggal disekitar lokasi balapan, namun rupanya aksi balapan liar masih saja dilakoni.

"Sangat mengganggu sekali balapan itu. Selain membahayakan keselamatan, juga mengganggu ketenangan warga umat muslim sekitar lokasi yang ingin melaksanakan salat Magrib di rumah masing-masing atapun yang tengah menikmati waktu beristirahat," kata Hadianur.

Sementara warga Kuala Pembuang lainnya menambahkan, untuk meniadakan atau mengantisipasi kembali adanya aksi balapan liar menjelang malam minggu, diharapkan aparat polisi yang biasa melakukan patroli lapangan untuk melakukan pengintaian di sekitar lokasi. Dengan adanya pengintaian itu, maka para pembali yang melakukan balapan bisa diberikan tindakan tegas karena sangat meresahkan sekali.

"Memang waktu menjelang azan sholat magrib, suasana jalanan sudah sepi dari lalu lintas para pengguna jalan," kata Ehen warga Jalan Adam Malik Kuala Pembuang.

Ehen menyarankan kepada pihak aparat kepolisian dari Polres Seruyan agar dapat terus meningkatkan kegiatan patrolinya di jalanan.

"Saat menjelang magrib biasanya para sering ngumpul dilokasi bundaran untuk persiapan melakukan aksi balapan. Para remaja itu terlihat biasa berkumpul didepan di depan eks kantor Kecamatan Seruyan Hilir," ujar Ehen. 

Seorang anggota Polres Seruyan yang sering melakukan patroli jalanan menanggapi, pihaknya sangat menerima masukan warga untuk menimalisir hingga meniadakan aksi balapan liar di jalanan umum tersebut.

"Nanti akan saya pantau langsung di lapangan terutama saat menjelang Magrib. Terima kasih atas saran dan masukannya," kata salah seorang anggota polisi yang tidak mau disebutkan nama dan pangkatnya. (PARNEN/N).