PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan III-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 1,24 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya atau Q-to-Q. Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh beberapa sektor usaha yang menunjukkan kinerja positif.

Lapangan Usaha Konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 23,21 persen.

"Sektor konstruksi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi kita pada triwulan ini," ujar Agnes pada Rabu, 13 November 2024.

Selain itu, Lapangan Usaha Jasa Perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 6,15 persen, diikuti oleh Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh sebesar 2,98 persen.

Namun, tidak semua sektor mengalami pertumbuhan. Beberapa sektor justru mengalami kontraksi. Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial mengalami penurunan sebesar 7,64 persen. Sektor Transportasi dan Pergudangan turun sebesar 5,60 persen, Jasa Lainnya sebesar 4,14 persen, dan Industri Pengolahan sebesar 3,73 persen.

Dari sisi penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi, Lapangan Usaha Konstruksi memberikan kontribusi terbesar dengan menyumbang 1,72 persen terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan ini.

"Kontribusi sektor konstruksi sangat signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," jelas Agnes.

Selain konstruksi, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan juga memberikan kontribusi positif sebesar 0,46 persen. Sektor Pertambangan dan Penggalian menyumbang 0,17 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan III-2024.

Agnes Widiastuti menambahkan bahwa meskipun beberapa sektor mengalami kontraksi, secara keseluruhan perekonomian Kalimantan Tengah masih menunjukkan tren positif.

"Kami optimis dengan berbagai upaya yang dilakukan, pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)