BORNEONEWS, Sampit – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Dadang Siswanto memimta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Menurutnya, dengan kebutuhan anggaran belanja yang masih tinggi, Pemkab tidak seharusnya hanya bergantung pada kenaikan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor.
Dadang menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah harus lebih variatif. Salah satu langkah strategis adalah memanfaatkan aset-aset daerah yang dimiliki secara maksimal. Pemanfaatan ini, lanjutnya, harus disesuaikan dengan potensi yang ada agar mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.
“Pendapatan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada pajak kendaraan bermotor. Masih banyak potensi lain yang bisa digali, salah satunya melalui peningkatan performa BUMD. Pemanfaatan aset daerah juga harus dikelola secara profesional agar bisa menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan,” ujar Dadang, Senin, 25 November 2024.
Ia juga menekankan pentingnya reformasi manajemen di tubuh BUMD. Dengan tata kelola yang baik, BUMD dapat berperan sebagai pilar utama dalam mendukung perekonomian daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Fraksi PAN mendorong Pemkab Kotim untuk segera melakukan evaluasi terhadap aset-aset yang dimiliki dan memastikan potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal. Selain itu, peningkatan kinerja BUMD juga memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kebutuhan anggaran belanja daerah dapat terpenuhi tanpa terlalu membebani masyarakat melalui peningkatan pajak. Pemkab Kotim juga diharapkan mampu menciptakan inovasi baru dalam mengelola pendapatan daerah demi keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut. (DEWI PATMALASARI/H)









