BORNEONEWS, Sampit – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2024, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim.
Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2024, telah ditetapkan sejumlah target capaian indikator ekonomi makro untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 ditetapkan sebesar 4,24 persen, dengan inflasi berada di kisaran 2 hingga 4 persen.
Pendapatan regional per kapita ditargetkan mencapai Rp 60,14 juta, sementara angka kemiskinan diharapkan turun menjadi 5,01 persen. Tingkat pengangguran terbuka diproyeksikan berada di kisaran 4,93 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan berada di atas 73,73.
Saat ini ada 2 indikator yang telah dipublikasikan BPS Kotim yaitu, angka kemiskinan turun dari 5,69 persen pada 2023 menjadi 5,66 persen pada 2024. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 4,77 persen pada 2023 menjadi 4,63 persen di tahun 2024.
"Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak, meskipun tantangan dan hambatan tetap ada sepanjang tahun," kata Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 31 Desember 2024.
Lanjutnya, capaian riil kinerja ekonomi makro 2024 akan lebih jelas diketahui setelah data resmi BPS dirilis pada tahun 2025.
“Proses mencapai target ekonomi makro tidaklah mudah. Tantangan dan dinamika yang kita hadapi pada tahun 2024 menjadi bagian dari tahapan menuju pencapaian yang lebih baik,” tambahnya.
Pemerintah daerah telah merumuskan berbagai program prioritas yang lebih operasional untuk mendukung visi Kotim. Program ini dirancang agar mudah diimplementasikan dan diukur keberhasilannya oleh setiap perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
“Dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan program prioritas akan lebih efektif. Ini penting agar pencapaian kinerja pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kotim,” katanya. (DEWI PATMALASARI/H)









