SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menerima hibah senilai Rp5.726.244.000 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Hibah ini difokuskan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana, khususnya pada pembangunan jembatan di beberapa wilayah strategis.

Adapun dana hibah tersebut dialokasikan untuk dua proyek, yaitu rekonstruksi jembatan penghubung RT 03 ke RT 01 di Desa Tumbang Manya, Kecamatan Antang Kalang dan rekonstruksi jembatan yang menghubungkan Desa Merah dengan Desa Tanjung Jorong di Sungai Saan. Proyek ini diharapkan dapat memperbaiki konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terganggu akibat banjir yang kerap melanda wilayahtersebut.

Secara simbolis, penyerahan dana hibah ini dilakukan saat peringatan HUT ke-72 Kotim di Kecamatan Telaga Antang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam menyerahkan kepada Bupati Kotim Halikinnor.

Selanjutnya, Halikinnor menyerahkan dana tersebut kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, sebagai pihak pelaksana rekonstruksi.

"Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan rekonstruksi pasca bencana di Kotim. Kami akan memastikan bahwa dana ini digunakan secara optimal untuk memulihkan infrastruktur pasca bencana yang berdampak pada kehidupan masyarakat," kata Halikinnor, Rabu, 8 Januari 2025. (DEWI PATMALASARI/H)