SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Desa Tumbang Sangai di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, siap mendukung program Taman Jagung pemerintah pusat dengan memanfaatkan lahan di pinggir sungai.      

"Desa kami ini desa lokal yang berada di pinggir sungai, jadi masyarakat kami rata-rata memiliki lahan di pinggir sungai juga," kata Kepala Desa Tumbang Sangai, Suharyanto, belum lama ini. 

Hal itu ia ungkapkan saat rapat koordinasi persiapan Program Tanam Jagung di ruang Setda Kotim pada Rabu (15 Januari 2025).

Ia mengungkapkan, sejauh ini lahan tersebut belum dikelola secara maksimal oleh masyarakat. Ia pun akan melakukan sosialisasi kepada masyarakatnya agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk Program Tanam Jagung. Hal ini bentuk dukungan pihaknya terhadap program pemerintah itu. 

"Nanti kita akan kita manfaatkan lahan yang ada itu. Semoga selain bisa mendukung pemerintah pusat, berdampak positif juga dengan warga kami, " harapnya. 

Sementara Bupati Kotim Halikinnor juga mendukung pemanfaatan lahan pinggir sungai untuk program Taman Jagung. Ia mengungkapkan pemerintah desa harus bisa memanfaatkan lahan yang ada.  Target tanam jagung setiap desa 100 hektare, namun itu tidak harus satu hamparan. 

"Sulit kalau satu hamparan untuk 100 hektare, jadi ada beberapa hamparan itu. Makanya pemerintah desa harus bisa memanfatkan lahan yang ada di wilayahnya, " ujarnya. 

Namun pemanfaatan lahan pinggir sungai, ia menekankan pentingnya mencari lahan yang tidak rawan banjir untuk memastikan keberhasilan program. 

"Yang penting tidak terendam banjir. Karena jagung kalau terkena banjir tidak bisa. Takutnya nanti malah gagal, pastikan lahan aman," ujarnya. 

Halikinnor juga mendorong desa-desa di 17 kecamatan untuk menyiapkan lahan dan melaporkan target hektar yang dapat dipenuhi dalam waktu satu minggu. Agar pihaknya dapat menutupi kekurangannya. 

"Target 23 ribu hektare, setiap desa kalau bisa 100 hektare. Makanya dalam satu minggu harus sudah ada laporan setiap desa berapa hektar. Berapa kurangnya nanti kita yang usahakan, entah nanti bekerjasama dengan perusahaan atau yang lainnya agar target kita tercapai," terangnya. 

Program Taman Jagung ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Kotawaringin Timur dan mendukung ketahanan pangan nasional. (DEVIANA/H)