SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Kotim. Hal ini disampaikannya terkait rampungnya pembangunan SPAM IKK Sei Lepeh dan pemasangan sambungan rumah (SR) air bersih di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan (MHS). 

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat diperlukan bagi kehidupan manusia secara berkelanjutan, terutama dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya, Kamis, 16 Januari 2025.

Penyerahan SR air bersih ini dilakukan bersama dengan peresmian Pabrik Es Mentaya dan Pabrik Pakan Ikan Sijura di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kamis (16 Januari 2025).

Ia menjelaskan bahwa wilayah selatan meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit merupakan daerah pesisir pantai yang rentan mengalami kekurangan air bersih saat musim kemarau.

 "Dengan meningkatnya kapasitas produksi air bersih melalui pembangunan instalasi pengolahan air dan pemasangan sambungan rumah, kami berharap dapat mengatasi ketersediaan air bersih di wilayah selatan, terutama pada musim kemarau," ungkapnya.

--page

Ia memaparkan bahwa pada tahun 2024, melalui APBD Kabupaten Kotim, telah rampung dibangun SPAM IKK Sei Lepeh dengan kapasitas 50 liter per detik di Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Selain itu, telah terpasang 59 unit SR air bersih di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

 Sebelumnya, pada September lalu, juga telah diserahkan dan diresmikan sebanyak 310 sambungan rumah air bersih di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Kecamatan Teluk Sampit. 

"Kami berharap dengan selesainya pembangunan dan pemasangan SR air bersih ini, dapat meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Kotim dan membantu mengatasi permasalahan kekurangan air saat musim kemarau," harapnya. (DEVIANA/Y)