SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam meningkatkan pelayanan perizinan membuahkan hasil gemilang.  Kotim berhasil meraih penghargaan atas kinerja pelayanan perizinan yang dinilai sangat baik oleh pemerintah pusat. 

 Penghargaan tersebut, menurut Kepala DPMPTSP Kotim, Diana Setiawan, merupakan bukti nyata pengakuan atas kerja keras dalam menyederhanakan proses perizinan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha.

"Ini bukti pengakuan pemerintah pusat atas kinerja kita di Kotim dalam menyederhanakan proses perizinan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha melalui OSS (Online Single Submission)," katanya, Senin, 20 Januari 2025.

Salah satu kunci keberhasilan ini adalah implementasi sistem OSS yang berjalan efektif.  OSS telah terbukti mempermudah pelaku usaha dalam mengurus perizinan, sehingga mendorong peningkatan iklim investasi dan inovasi pelayanan.

 "Kerja keras seluruh jajaran DPMPTSP Kotim telah membuahkan hasil yang positif," ujar Diana.

--page

Komitmen Kotim dalam meningkatkan pelayanan perizinan terlihat nyata sejak beroperasinya Mal Pelayanan Publik (MPP) Habaring Hurung pada 7 Januari 2023.  MPP ini awalnya menawarkan 252 jenis layanan, dengan DPMPTSP sebagai penyedia layanan terbanyak (152 jenis layanan).  Sejak saat itu, jumlah dan kualitas layanan terus ditingkatkan, termasuk kepastian waktu penyelesaian, demi kepuasan masyarakat.

Diana menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di DPMPTSP juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini.  Meskipun telah meraih prestasi,  Kotim tetap berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan penyempurnaan pelayanan guna menarik lebih banyak investasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

 "Prestasi ini menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik," tegas Diana.

Diketahui, Pemkab Kotim belum lama ini meraih predikat "Sangat Baik" dalam penilaian kinerja pelayanan perizinan tahun 2024. Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani. (DEVIANA/Y)