SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makalepu menjelaskan, selain pendampingan administrasi dalam mengurus hak pensiun, pemerintah daerah juga memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para PNS yang memasuki masa purna tugas.  

"Kita menjalin kerjasama dengan PT. Taspen, dan itu kami maksimalkan untuk memastikan kelancaran proses pengurusan pensiun," katanya, Sabtu, 01 Maret 2025.

 Ia mengungkapkan pemerintah daerah bersama PT Taspen berkomitmen penuh untuk memfasilitasi PNS yang pensiun dalam mengurus hak-haknya. Mulai dari dukungan administrasi diberikan seoptimal mungkin hingga pensiunan PNS menerima hak-haknya, termasuk gaji pertama sebagai pensiunan.

"Sekarang proses pengurusan pensiun kini dimudahkan dengan sistem digitalisasi data.  Karena semua data sudah berbasis digital sehingga pengurusan secara administrasi bisa lebih mudah. Gaji pensiunan dan hak-hak lainnya dibayarkan dengan ditransfer langsung ke rekening pensiunan tersebut," ucapnya. 

--page

Dengan adanya pendampingan dan sistem digitalisasi ini, diharapkan para PNS yang memasuki masa pensiun di Kotim dapat lebih tenang dan terjamin kesejahteraannya.  

"Kami berharap langkah ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para PNS yang telah mengabdikan diri kepada negara," harapnya. 

Diketahui total PNS yang pensiun di sepanjang tahun 2025 ada 266 orang. Jumlah tersebut bisa bertambah jika ada PNS yang menginginkan pensiun dini atau ada yang meninggal dunia. (DEVIANA/Y)