SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berencana melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan gedung pertemuan. Proyek ini masih dalam tahap persiapan dan kajian pada tahun 2025.

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Kotim, Rafiq Riswandi, menyampaikan bahwa pembahasan terkait lokasi pembangunan masih didiskusikan bersama Pj Sekda Kotim dan tim terkait.

"Kami masih mendiskusikan lokasi yang paling strategis untuk pembangunan gedung pertemuan ini. Ada beberapa alternatif lokasi yang sedang dikaji, dan hasilnya nanti akan kami sampaikan ke Bupati Kotim," ujar Rafiq, Rabu, 5 Maret 2025.

Luas lahan yang diproyeksikan untuk pembangunan ini mencapai 10 hektare lebih. Tahun 2025, fokus Pemkab Kotim adalah pada tahapan persiapan, termasuk penentuan lokasi, studi kelayakan (FS), Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT), dan penyusunan master plan.

"Tahun ini masih tahap persiapan. Tahun depan, kita lihat apakah anggaran untuk pembebasan lahan sudah tersedia, sehingga proses bisa segera dilanjutkan," tambahnya.

--page

Pembangunan gedung pertemuan ini diharapkan menjadi fasilitas strategis untuk mendukung kegiatan pemerintahan dan masyarakat di Kotim. (DEWI PATMALASARI/Y)