SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi program mudik gratis yang difasilitasi oleh PT Pelni bagi 500 warga melalui Pelabuhan Sampit.

Program ini merupakan bagian dari Mudik Gratis BUMN 2025, yang menunjukkan sinergi antara badan usaha milik negara dan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

"Program mudik gratis ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wujud nyata kepedulian kita bersama terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang Idulfitri. Sinergi yang baik antara BUMN dan pemerintah daerah akan memberikan manfaat besar bagi warga yang membutuhkan layanan ini," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Sanggul Lumban Gaol, Senin, 24 Maret 2025.

Mudik gratis yang difasilitasi PT Pelni tersebut menggunakan KM Leuser dengan rute Sampit – Semarang. Dari 1.400 penumpang kapal tersebut terdapat 500 penumpang mudik gratis.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan transportasi laut dengan biaya lebih terjangkau.

"Jadikanlah momen ini sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara. Namun, tetap patuhi protokol keselamatan yang telah ditetapkan agar perjalanan berlangsung lancar dan aman," tambahnya.

Program mudik gratis tersebut menunjukkan kerja sama antara pemerintah dan BUMN dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kuota mudik gratis ke depan bisa terus bertambah, sehingga lebih banyak warga yang bisa menikmati fasilitas ini. (DEWI PATMALASARI/H)