BORNEO NEWS, Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil mencapai target luas panen padi pada bulan Maret-April 2025 yang mencapai 1000 hektar lebih, meskipun sempat terkendala banjir beberapa waktu lalu.
"Bulan Maret-April ini kita sudah di area hijau,artinya kita mencapai target. Capaian tersebut berdasarkan data luas tanam padi di empat kabupaten, termasuk Kotim, yang mencapai lebih dari 1000 hektar dari Januari hingga Maret," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Sepnita, Senin, 7 April 2025.
Ia menyebut di Provinsi Kalimantan Tengah ada empat kabupaten yang luas tanam padi di atas 1000 hektar diantaranya Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Kotim serta Seruyan.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Kabupaten Kotim telah berstatus zona hijau. Pasalnya, dari luas tanam padi keseluruhan di Kotim sekitar 8 ribu hektar lebih, saat ini posisi luas panen ada di 5 ribu hektar.
"Berarti ada sekitar 3.500 hektar lagi yang akan dilaksanakan panen pada bulan Mei-Juni sebagai puncak panen," ungkap Sepnita.
Ia mengakui, jadwal panen sempat molor akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Biasanya pada April petani di Kotim sudah selesai masa panen, namun pada tahun ini, mundur menjadi bulan Juni.
"Biasanya kita April itu sudah selesai panen, tetapi karena kemarin banjir, nah sehingga jadwal tanam kita molor. Tapi kami bersyukur karena luas panen tetap tercapai dan tidak ada gangguan penyakit tanaman," tutupnya. (DEVIANA/H)









