SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah.  Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kembali disalurkan untuk operasional 18 Brigade Pangan yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Kami kemarin menyerahkan sejumlah alsintan ini dalam rangka mendukung swasembada pangan dengan melalui percepatan operasional Brigade Pangan dalam melakukan kegiatan usaha tani," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kotim Sepnita, Jumat, 18 April 2025.

Penyerahan bantuan alsintan ini dilakukan Kamis di Sampit. Sepnita mengungkapkan bantuan yang diserahkan kali ini berupa mesin rotavator, alat yang digunakan untuk mengolah tanah secara efektif.  

"Sebelumnya, Brigade Pangan telah menerima bantuan berupa traktor roda empat, traktor roda dua, rice transplanter, dan combine harvester, " sebutnya. 

Alsintan yang diserahkan ini diharapkan bermanfaat untuk memaksimalkan usaha pertanian di Kotim. Ia menekankan pentingnya upaya pemerintah pusat dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Ia menambahkan ke-18 Brigade Pangan di Kotim mengelola lahan seluas 3.952 hektare, tersebar di Desa Lempuyang sebanyak 12 Brigade, Desa Parebok sebanyak 2 Brigade, Desa Kuin Permai sebanyak 3 Brigade, dan Desa Hanaut sebanyak 1 Brigade, Kecamatan Teluk Sampit dan Pulau Hanaut.  Masing-masing Brigade mengelola lahan antara 200 hingga 262 hektare.

Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata, Dandim 1015/Spt, turut hadir dalam acara penyerahan bantuan dan mendukung penuh program ini. 

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani di Kotim. 

Brigade Pangan sendiri merupakan program pertanian modern yang mengintegrasikan proses produksi dari hulu hingga hilir, sesuai arahan Menteri Pertanian untuk mempercepat swasembada pangan. 

"Kami berharap bantuan ini akan mengoptimalkan kegiatan usaha pertanian Brigade Pangan, meningkatkan hasil panen, dan mengembangkan skala usaha petani kita," harapnya. (DEVIANA/j)