BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, dalam upaya mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kotim, Alang Arianto menekankan komitmen Pemkab Kotim untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengawal penyaluran pupuk bersubsidi dan penyerapan gabah oleh Bulog.
“Pemerintah Kabupaten Kotim berkomitmen untuk bersinergi, termasuk dalam upaya bersama mengawal penyaluran pupuk bersubsidi dan kegiatan serap gabah oleh Bulog untuk mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya, Kamis, 1 Mei 2025.
Hal tersebut sesuai dengan instruksi pemerintah pusat melalui Kementan belum lama ini saat menghadiri cetak sawah perdana di Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit, Rabu (30 April 2025). Pada kegiatan terus hadir Direktur Alsintan Pascapanen Kementan, Muhammad Rizal Ismail
Lebih lanjut, Alang Arianto berharap program cetak sawah dapat berkelanjutan mengingat potensi lahan pertanian di Kotim yang masih luas. Pemerintah Kabupaten Kotim bahkan telah menetapkan wilayah selatan sebagai kawasan pertanian pangan. Ia menilai program ini sangat membantu petani.
--page
“Kalau dikerjakan masyarakat, cukup sulit dan perlu modal besar. Dengan bantuan cetak sawah ini, petani di daerah ini menjadi sangat terbantu," ucapnya.
Ia mengungkapkan lahan yang tadinya lahan tidur, kini menjadi lahan produktif dan menghasilkan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung mewujudkan swasembada pangan nasional.
"Program ini telah mengubah lahan tidur menjadi lahan prouktif dan meningkatkan pendapatan petani," pungkasnya. (DEVIANA/y)









