BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memprioritaskan perbaikan jalan Pramuka Sampit. Perbaikan jalan tersebut dinilai sangat krusial lantaran kerusakannya cukup parah.
"Penganggaran perbaikan Jalan Pramuka sudah dimasukan di 2025 murni sudah masuk tetapi karena ada efisiensi jadi batal tetapi mudah-mudahan perubahan bisa masuk," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, Kamis, 5 Juni 2025.
Mantana mengungkapkan bahwa perbaikan Jalan Pramuka lebih didahulukan karena melihat kondisi jalan yang saat ini rusak cukup parah jika dibandingkan jalan dalam kota lainnya.
Jalan tersebut juga padat lalu lintas terutama kendaraan angkutan berat.
"Ini kita lihat bersama kemarin yang disampaikan Pak Bupati akan menganggarkan yang di Pramuka terlebih dahulu. Sehingga kami sudah siapkan perencanaannya tinggal menunggu anggarannya," terangnya.
Mentana menyebut perbaikan Jalan Pramuka dengan panjang 3,2 Km itu diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp10 miliar. Ia menegaskan pula perbaikan jalan tersebut tergantung anggaran pada APBD perubahan nanti.
"Perbaikan jalan tinggal menunggu anggarannya aja. Kurang lebih kalau tidak salah kemarin sudah dianggarkan sekitar Rp10 miliaran. Nah kita tidak tau nanti ke depannya di APBD perubahan nanti ada dananya berapa. Yang jelas pemerintah daerah ini secara bertahap tetap melakukan perbaikan," pungkasnya. (DEVIANA/H)









