BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansah Andrias, menyampaikan bahwa penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam transaksi keuangan memberikan kemudahan yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam situasi transaksi besar dan di lokasi yang ramai.
Menurut Yuliansah, QRIS hadir sebagai solusi pembayaran digital yang praktis dan efisien, mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai serta mempercepat proses transaksi di berbagai sektor, termasuk UMKM, pasar tradisional, dan pusat perbelanjaan.
“Transaksi menggunakan QRIS jauh lebih cepat dan mudah dibandingkan pembayaran tunai, apalagi saat harus bertransaksi dalam jumlah besar atau di tempat yang ramai,” ujar Yuliansah, Sabtu 21 Juni 2025.
Ia menambahkan, keunggulan QRIS tidak hanya terletak pada kecepatan, tetapi juga keamanan dan pencatatan transaksi yang lebih transparan serta akurat. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran dan inklusi keuangan nasional.
Yuliansah juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah untuk semakin aktif mengadopsi QRIS dalam kegiatan sehari-hari, sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital yang inklusif.
“Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, kita tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga ikut mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang sehat dan efisien,” pungkasnya. (MARINI/H)









