BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp45 miliar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah perkotaan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama mengungkapkan program pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur jalan ini mencakup 67 kegiatan yang akan dimulai pada tahun anggaran perubahan 2025 dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun.
“Sebagian besar pekerjaan merupakan rekonstruksi jalan yang mengalami kerusakan berat. Namun, ada juga pekerjaan peningkatan jalan di kawasan yang sebelumnya belum pernah tersentuh aspal,” ujar Mentana, Kamis, 10 Juli 2025.
Ia menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari penguatan layanan publik dan peningkatan kualitas infrastruktur dasar, khususnya di wilayah perkotaan. Perbaikan jalan akan difokuskan pada beberapa ruas jalan utama di Kota Sampit, termasuk Jalan Pramuka, serta jalan lingkungan dan gang-gang di kawasan permukiman.
“Seluruh kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan mobilitas masyarakat. Jalan yang baik akan berdampak langsung pada efisiensi aktivitas ekonomi maupun sosial warga,” tambahnya.
Program ini juga merupakan bagian dari strategi jangka menengah pemerintah daerah untuk mempercepat konektivitas antar wilayah. Dengan infrastruktur jalan yang lebih layak, diharapkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan sentra perdagangan akan semakin lancar.
Mentana memastikan pengawasan proyek akan diperkuat agar pelaksanaan berjalan sesuai spesifikasi dan tepat waktu.
“Dengan jumlah kegiatan yang cukup banyak, kami akan memastikan agar pengerjaan tetap mengutamakan kualitas dan ketepatan pelaksanaan. Tidak hanya selesai, tapi harus benar-benar bermanfaat,” tegasnya.
Dinas juga mengimbau masyarakat untuk turut mendukung dan memberikan informasi jika ada kerusakan jalan lain yang perlu segera diperbaiki.
“Insya Allah, dengan dukungan semua pihak, seluruh kegiatan ini bisa kita selesaikan sesuai jadwal. Ini bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk membangun Kota Sampit yang lebih tertata dan nyaman,” pungkas Mentana. (DEVIANA/H)









