BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berjanji akan menindaklanjuti tuntutan aksi massa terhadap lahan sawit koperasi yang diambil alih PT Agrinas Palma Nusantara.
"Apa yang disampaikan tadi akan kami tampung dan kami sampaikan secara berjenjang melalui gubernur. Kemudian dari gubernur akan ke pemerintah pusat menyampaikan aspirasi masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya dan Kabupaten Kotawaringin Timur pada khususnya," kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Rabu, 24 September 2025.
Hal itu disampaikannya saat menemui aksi massa di depan Kantor Pemkab Kotim. Turut hadir dalam aksi tersebut Ketua DPRD Kotim Rimbun, dan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain.
Lanjut Irawati, hal ini sebelumnya telah disampaikan kepada gubernur dan Kejati Kalteng saat kegiatan bupati di Palangkaraya. Kemudian pada saat kunjungan Gubernur pada Sabtu, 20 September 2025 pihaknya sudah melakukan rapat yang dipimpin Gubernur.
"Bupati telah menginstruksikan kepada para camat agar memetakan lahan-lahan masyarakat baik lahan milik masyarakat murni maupun yang bermitra dengan perusahaan yang masuk dalam sitaan Satgas PKH agar dipetakan," imbuhnya.
Nantinya data tersebut disampaikan kepada bupati. Selanjutnya gubernur akan memimpin seluruh bupati se-Kalimantan Tengah untuk hadir langsung menghadap Agrinas di Jakarta.
"Menurut penangkapan saya itu minggu depan gubernur dan bupati akan berkunjung ke Agrinas. Gubernur memperjuangkan apa yang menjadi Keinginan kita. Semoga nanti hasil pertemuan itu mendapatkan keputusan yang baik yang berpihak kepada kita semua," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









