BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas SDABMBKPRKP melakukan pemeliharaan ruas Jalan S Parman, Sampit, untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Koordinator Lapangan UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Suhardiono, mengatakan perbaikan dimulai pada Senin, 6 Oktober 2025, setelah pihaknya menyelesaikan pekerjaan di Jalan Pemuda.
“Setelah pemeliharaan di Jalan Pemuda, kami langsung menangani Jalan S Parman karena kondisinya sudah cukup parah sehingga perlu segera ditambal,” katanya, Selasa, 7 Oktober 2025.
Lanjutnya, panjang jalan yang ditangani mencapai 630 meter dengan lebar bervariasi antara 5 hingga 7 meter. Pemeliharaan tersebut dilaksanakan pada titik kerusakan terparah antara simpang Jalan RA Kartini hingga simpang Masjid Baiturrahim.
“Kerusakannya memang cukup parah, jadi kami langsung melakukan overlay, tanpa menambah lapisan agregat karena tingkat penurunan badan jalan masih bisa ditoleransi,” imbuhnya.
Ia menambahkan, usia aspal di ruas tersebut memang sudah lama dan kendaraan lalu lalang dari Pelabuhan Sampit, sehingga wajar jika mulai mengalami kerusakan. Namun, pemerintah daerah tetap melakukan perbaikan secara berkala untuk menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di jalan yang membentang di pusat kota itu.
“Jalan S Parman ini berada di kawasan strategis dan menjadi jalur perlintasan pelajar, karena ada beberapa sekolah di sekitar lokasi. Oleh sebab itu, kami memprioritaskan perbaikannya demi kenyamanan dan keamanan pengendara,” ujarnya.
Ia memperkirakan pekerjaan pemeliharaan dapat diselesaikan Rabu, 8 Oktober 2025. “Jika cuaca mendukung, pekerjaan selesai besok,” tutupnya. (DEWI PATMALASARI/y)









