BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) berkolaborasi memperkuat kerja sama pembangunan meliputi bidang pendidikan, penanggulangan bencana hingga perikanan terutama di wilayah perbatasan.
Bupati Kotim Halikinnor di Sampit, Selasa, menyatakan wilayah perbatasan Kotim dan Seruyan yang membentang dari laut hingga darat, memerlukan penanganan bersama yang terpadu.
“Karena secara historis Seruyan merupakan pemekaran dari wilayah Kabupaten Kotim, dan jika dilihat perbatasannya dari laut hingga darat, semuanya wilayah kita berbatasan dua Kabupaten ini sehingga banyak hal yang perlu dikerjasamakan,” ucap Halikinnor.
Daerah-daerah perbatasan yang tumbuh dan berkembang ini tidak hanya menyimpan potensi besar, tetapi juga menghadapi sejumlah permasalahan yang perlu diselesaikan bersama. Salah satu masalah krusial adalah pendidikan.
Permasalahan di antaranya mungkin banyak anak-anak yang belum terakomodir di sekolah yang dibangun di Seruyan, mungkin di Kotim atau sebaliknya, sehingga masalah pendidikan perlu dikerjasamakan agar pelayanan bidang pendidikan bisa optimal ke masyarakat. Selain pendidikan, isu lingkungan, terutama kebakaran lahan dan potensi ekonomi menjadi fokus kerja sama.
Dia menjelaskan, kerja sama ini ditandai dengan telah ditandatanganinya nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dari dua pemerintah kabupaten (pemkab) tentang pembangunan antar daerah, dengan mengoptimalkan setiap potensi yang ada.
Penandatanganan kerja sama juga dilakukan antar organisasi perangkat daerah (OPD) dari masing-masing kabupaten, yakni Dinas Pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) dan Dinas Perikanan.
Dia menekankan kolaborasi mempermudah penyelesaian permasalahan dan memastikan kedua daerah dapat berkembang bersama, hingga pada akhirnya kesejahteraan masyarakat pun bisa meningkat.
“Pada akhirnya, kerja sama ini memang sangat dibutuhkan karena secara historis kedua kabupaten ini merupakan satu kesatuan dan banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama demi kemajuan bersama,” demikian Halikinnor.
ANTARA









