BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) meluncurkan logo resmi peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-73 daerah tersebut.
"Hari ini kita selaligus meluncurkan logo HUT ke-73 Kotim," kata Bupati Kotim Halikinnor saat car free day dalam rangka HUT ke-54 Korpri dan gebyar penarikan undian berhadiah PBB-P2 Kotim 2025 di Taman Kota Sampit, Minggu, 7 Desember 2025.
Logo tersebut berupa bentuk angka 73 dengan motif di dalamnya. Logo itu di desain dengan corak khas dan warna hitam, biru, kuning, merah dan hijau.
Angka 3 membentuk kepala burung tingang atau enggang yang menjadi simbol budaya Dayak. Juga tersemat desain PJU Terowongan Nur Mentaya yang kini menjadi salah satu ikon Kotim. Di sisi kanan angka 3 terselip bunga anggrek tebu melambangkan harmoni dan harapan kemajuan.
Selain itu di sisi atas nampak tulisan 'Kabupaten Kotawaringin Timur 7 Januari 1953-7 Januari 2026', melambangkan tanggal peringatan hari jadi daerah berjuluk Bumi Habaring Hurung itu. Dinawahnya juga tertulis 'Sinergi dan Kolaborasi untuk Kotim Harati'.
Menyongsong HUT ke-73 Kotim yang tinggal sebulan lagi tersebut, Halikinnor mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan agar nyaman, bersih dan asri. Karena kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, perlu peran serta masyarakat dan dunia usaha mewujudkan hal tersebut.
"Harapan Kita mudah-mudahan Kotim tahun-tahun berikut akan lebih maju, mandiri dan menjadi percontohan di Kalimantan Tengah. Karena jumlah penduduk kita terbanyak serta posisi kita strategis,"
"Apalagi kita ketahui saat ini institusi (Korem Panju Panjung) yang ada di provinsi sekarang ada di Kabupaten. Jadi sesuai motto Habaring Hurung, kita bersama-sama karena membangun itu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









