SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir di dua kecamatan, yaitu Kecematan Tualan Hulu dan Telaga Antang.

Bantuan ini merupakan inisiatif langsung dari Bupati Kotim Halikinnor untuk meringankan beban masyarakat desa yang terdampak.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kotim, Johny Tangkere saat mendampingi Wakil Bupati Kotim Irawati , menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk lima desa dengan total sebanyak 191 paket sembako.

“Itu kami mengantar bantuan dari Pak Bupati untuk dua kecamatan, Kecepatan Tualan Hulu dan Telaga Antang, untuk 5 desanya," Rabu,10 Desember 2025.

Berdasarkan data yang disampaikan ada 191 KK yang rumahnya terendam air pada musibah banjir yang terjadi sejak 1 Desember 2025 lalu di dua kecamatan tersebut. Di Kecamatan Tualan Hulu ada tiga yaitu Desa Tumbang Mujam, Merah dan Desa Luwuk Sampun. Dari tiga desa itu ada 86 KK yang rumahnya terendam. 

Sementara di Kecamatan Tualan Hulu ada dua desa yaitu Rantau Sawang dan Rantau Suang. Total rumah yang terendam di dua desa itu ada sebanyak 105 KK. 

"Jumlah bantuan sebanyak 191 paket sesuai dengan jumlah KK yang rumahnya terendam air. Paket bantuan disalurkan terdiri dari masing-masing 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, kopi, sarden, dan susu kental manis,” ujar Johny Tangkere.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung untuk tiga desa, sedangkan untuk dua desa di Kecamatan Telaga Antang, yakni Rantau Suang dan Rantau Sawang, bantuan diserahkan secara simbolik kepada pihak kecamatan karena akses menuju daerah tersebut saat ini terputus akibat banjir.

“Sementara untuk dua desa yang di Telaga Antang, Rantau Suang dan Rantau Sawang, bantuan secara simbolik kami serahkan ke pihak Kecamatan. Nanti mereka yang akan menyalurkan ke kepala desa karena akses menuju sana terputus,” lanjut Johny.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir terpenuhi.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang rumahnya terendam banjir,” pungkas Johny Tangkere.

Pemerintah Kotim berkomitmen untuk terus memantau kondisi lapangan dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga terdampak banjir demi kesejahteraan masyarakat. (DEVIANA/H)