SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendirikan tujuh pos pengamanan dan pelayanan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun. Pos-pos ini siap membantu arus lalu lintas dan kebutuhan masyarakat di titik-titik strategis.

“Kami bersama-sama melakukan pengecekan pos-pos tersebut untuk memastikan semuanya sudah siap sehingga bisa lebih optimal dalam membantu masyarakat, khususnya yang bepergian selama Nataru ini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, Rabu, 17 Desember 2025.

Pengecekan pos yang melibatkan Dinas Perhubungan, Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Timur, dan Dinas Komunikasi dan Informatika ini mencakup kesiapan pelayanan arus lalu lintas dan kelancaran jaringan internet di lokasi-lokasi strategis seperti terminal, pelabuhan, dan bandara yang diprediksi akan padat.

Tujuh pos Nataru yang didirikan di antaranya Posko Angkutan Nataru di Terminal Patih Rumbih, Pos Terpadu Polres Kotim di kawasan Islamic Center di Jalan Jenderal Sudirman, pos di Pelabuhan Sampit, Bandara Haji Asan, serta pos di tiga titik ruas jalan protokol yakni Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Desa Sebabi Kecamatan Telawang, dan Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit.

“Pos pengamanan dan pelayanan akan bertugas mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Tim gabungan akan memberikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan, khususnya bagi warga yang mudik maupun berlibur di musim liburan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambah Raihansyah.

Selain pengamanan lalu lintas, Dinas Perhubungan juga menyiapkan personel teknisi penerangan jalan umum dan pengelola traffic light yang jumlahnya disesuaikan kebutuhan di lapangan.

Menjelang masa Nataru yang berbarengan dengan Haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari (Guru Sekumpul) di Martapura, Kalimantan Selatan, Raihansyah menjelaskan bahwa antisipasi arus lalu lintas masif juga menjadi prioritas.

“Kami antisipasi arus lalu lintas yang cukup padat pada haul Guru Sekumpul yang bertepatan dengan libur Nataru, yakni tanggal 24 hingga 28 Desember 2025,” jelasnya.

Raihansyah mengimbau masyarakat dan pengelola angkutan umum agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas baik di darat maupun air. 

“Pemerintah berharap penyelenggaraan arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kotim,” tutupnya. (DEVIANA/y)