SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi peran penting pers sebagai mitra pembangunan daerah.

"Pers bukan hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kesadaran publik, mengawal kebijakan, serta mendorong terwujudnya transparansi dan akuntabilitas," kata Bupati Kotim Halikinnor melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Cok Orda Putra Legawa, Senin, 9 Februari 2026.

Lanjutnya, selama ini insan pers telah konsisten menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, khususnya bagi masyarakat Kotim.

Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas informasi, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan.

Momentum peringatan HPN dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media massa. Terlebih di era digital saat ini, arus informasi yang begitu cepat kerap diiringi dengan potensi penyebaran hoaks.

"Di tengah tantangan tersebut, keberadaan pers yang profesional dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik sangat dibutuhkan untuk menghadirkan informasi yang benar dan mencerdaskan publik," ujarnya.

Diskominfo Kotim, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya iklim pers yang sehat melalui keterbukaan informasi publik, peningkatan literasi digital, serta penguatan kerja sama dengan media.

"Kami berharap insan pers tetap menjaga independensi dan profesionalisme, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat demi terwujudnya Kotawaringin Timur yang cerdas, kritis, dan berdaya saing," tambahnya.

Pada peringatan Hari Pers Nasional tahun ini, Pemkab Kotim berharap pers nasional, khususnya pers daerah yang ada di Kotim, dapat terus berkembang, adaptif terhadap kemajuan teknologi, dan tetap menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang mencerahkan dan membangun daerah. (DEWI PATMALASARI/y)