NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik  – Pemerintah Kabupaten Lamandau menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan di wilayahnya.

Sebagai daerah yang berada di jalur strategis penghubung Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan, Lamandau dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap peredaran gelap narkoba.

Sejumlah pengungkapan kasus oleh aparat kepolisian dengan barang bukti dalam jumlah besar menjadi indikator bahwa wilayah ini memang menjadi salah satu titik rawan di Kalimantan.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa persoalan narkotika menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini. Menurutnya, langkah konkret perlu segera dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkoba.

“Kami melihat Lamandau ini sebagai daerah yang harus mendapat perhatian serius, karena menjadi jalur masuk peredaran narkoba. Dukungan terhadap aparat menjadi hal penting agar penindakan bisa lebih maksimal,” ujarnya, Sabtu, 28 Febuari 2026

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau menghibahkan dua unit kendaraan operasional jenis Toyota Rush kepada Kepolisian Resor Lamandau. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas aparat dalam melakukan patroli, pengejaran, serta pengembangan kasus.

Pemkab Lamandau juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat. Upaya ini dilakukan guna menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika. (NATALIA KRISTIN/H)