BORNEONEWS, Jakarta – Warga Depok, Jawa Barat, terus melestarikan tradisi Kebo Andil sebagai bagian dari budaya gotong royong menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Tradisi ini dilakukan dengan cara patungan untuk membeli kerbau, yang kemudian disembelih dan dagingnya dibagikan kepada warga secara merata.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan tradisi tersebut telah berlangsung sejak lama dan menjadi simbol kebersamaan masyarakat.

“Tradisi Kebo Andil ini sudah ada sejak dulu. Karena akses ke pasar terbatas, masyarakat berinisiatif patungan agar bisa menikmati daging saat Lebaran,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.

Menurutnya, nilai kebersamaan dan gotong royong dalam tradisi ini masih terjaga hingga sekarang, terlihat dari tingginya partisipasi warga.

Ia menyebut, pada pelaksanaan tahun ini sebanyak tujuh ekor kerbau disembelih untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi maupun warga sekitar.

Supian juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi tersebut sebagai bagian dari warisan budaya lokal.

Ia berharap Kebo Andil dapat terus dilestarikan sebagai salah satu kekayaan budaya tak benda Kota Depok.

Selain itu, pemilihan kerbau dalam tradisi ini bukan tanpa alasan. Daging kerbau dinilai memiliki tekstur yang lebih kuat sehingga cocok untuk diolah dalam berbagai masakan khas Lebaran tanpa mudah hancur.

Tradisi Kebo Andil pun menjadi momen mempererat kebersamaan warga sekaligus menambah semarak persiapan Idulfitri di Kota Depok.

ANTARA