SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Amblasnya salah satu titik Jalan Ahmad Yani, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) langsung mendapat penanganan dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP).

"Kerusakan terjadi karena sambungan box drainase jebol, sehingga struktur tanah di bawah jalan menjadi kosong dan tidak mampu menopang beban di atasnya," kata Pengawas lapangan UPTD Pemeliharaan Jalan Dinas SDABMBKPRKP Kotim Alfian, Senin, 30 Maret 2026.

Untuk mengatasi hal tersebut, tim melakukan perbaikan dengan metode pengecoran menggunakan campuran semen, pasir, dan batu agar struktur jalan kembali padat dan aman dilalui kendaraan.

Alfian menambahkan, terdapat dua titik jalan amblas yang akan ditangani. Namun, untuk satu titik lainnya masih menunggu penyelesaian pekerjaan instalasi pipa oleh PDAM, sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap.

"Hari ini kita fokus satu titik dulu. Untuk titik lainnya masih ada pekerjaan pipa PDAM, jadi kita koordinasikan dulu sebelum dilakukan perbaikan," ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan harus dilakukan secepat mungkin, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih sering hujan. Jika dibiarkan, kerusakan dikhawatirkan akan semakin meluas.

Menurutnya, di sepanjang Jalan Ahmad Yani sudah terdapat lebih dari lima titik kerusakan serupa yang sebelumnya telah ditangani. Sementara di ruas jalan lain seperti Jalan MT Haryono, kejadian serupa relatif jarang ditemukan.

"Ada laporan dari masyarakat, ada juga hasil pemantauan kami. Setiap ada laporan, sebisa mungkin langsung kami tindak lanjuti dengan menyesuaikan kondisi di lapangan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)