SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat, agar memprioritaskan kendaraan layanan darurat seperti ambulans untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Untuk di SPBU, kita berharap sesuai arahan Bupati Kotim, kendaraan emergensi seperti ambulans, damkar, BPBD dan kendaraan lainnya yang bersifat darurat, agar bisa mendapat prioritas dalam pengisian BBM," kata Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kotim Muslih, Senin, 18 Mei 2026.

Hal tersebut ia sampaikan menanggapi viralnya keluhan seorang sopir ambulans, yang mengaku kesulitan mengisi BBM di SPBU wilayah Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan karena dihadang oleh oknum pelangsir BBM.

Muslih menegaskan, sesuai arahan Bupati Kotim, kendaraan yang bersifat emergensi wajib mendapat prioritas pelayanan di SPBU. SPBU memiliki kewajiban memberikan pelayanan khusus, terhadap kendaraan pelayanan publik yang sedang menjalankan tugas darurat. Apalagi kendaraan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, dugaan aktivitas pelangsiran BBM subsidi kembali menjadi sorotan di wilayah Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini, keluhan datang dari seorang sopir ambulans yang mengaku kesulitan mendapatkan solar saat hendak menjemput pasien.

Kejadian itu disebut berlangsung di sebuah SPBU kawasan Samuda pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 06.00 WIB. Sopir ambulans tersebut mengaku kendaraan darurat yang dibawanya tidak mendapat prioritas pengisian BBM, meski sedang digunakan untuk keperluan medis.

Keluhan tersebut viral setelah video berdurasi sekitar 3 menit 33 detik beredar luas di media sosial. Dalam video itu, terlihat indikator bahan bakar ambulans hampir kosong sambil sopir menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi antrean di SPBU.

"Saya tadi sekitar jam 6 mau mengisi minyak ambulance karena ada yang mau dijemput. Ternyata setelah SPBU buka, pelangsir yang ngotot dia dulu masuk," ujar seseorang dalam video tersebut. (DEWI PATMALASARI/y)