BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas merespons laporan warga terkait seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) dan sempat meresahkan masyarakat di kawasan Jalan Barito, Kuala Kapuas, Jumat, 12 Juni 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat. Penanganan melibatkan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab Kapuas.
"Saya sudah menugaskan Kasatpol PP dan Kadis Sosial serta camat dan lurah setempat untuk penanganan lebih lanjut," kata Usis kepada Borneonews.
Menindaklanjuti arahan tersebut, petugas dari Satpol PP bersama unsur terkait melakukan penelusuran di sejumlah titik yang sebelumnya dilaporkan menjadi lokasi keberadaan pria tersebut. Petugas juga berkoordinasi dengan warga sekitar untuk memastikan informasi yang beredar.
Berdasarkan laporan hasil penelusuran lapangan yang diterima Pemkab Kapuas, petugas tidak menemukan keberadaan pria yang dilaporkan meresahkan warga di sepanjang Jalan Barito maupun area sekitarnya. Pemeriksaan dilakukan pada Jumat sore hingga selesai.
"Anggota telah menelusuri sepanjang lokasi yang dilaporkan dan mengonfirmasi dengan masyarakat sekitar lokasi tentang adanya ODGJ. Namun anggota tidak menemukan adanya ODGJ di sepanjang Jalan Barito atau area yang berdekatan dengan Jalan Barito," demikian laporan yang diterima Sekda Kapuas.
Meski tidak menemukan yang bersangkutan, petugas tetap melakukan pemantauan dan koordinasi dengan masyarakat setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi apabila pria tersebut kembali muncul dan menimbulkan keresahan di tengah warga.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan seorang pria diduga mengalami gangguan kejiwaan memasuki area sebuah rumah makan di Jalan Barito beredar di media sosial dan grup percakapan warga. Keberadaan pria tersebut memicu kekhawatiran karena disebut beberapa kali terlihat berkeliaran di sejumlah lokasi di Kuala Kapuas. (SABRIANOOR/y)









