SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk penguatan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Nomor: 400.13/211/DPPPAPPKB.5/2026 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diterbitkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotim.

"Surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat kemudian kita breakdown ke daerah. Karena tema Hari Anak Nasional tahun ini adalah ayah hadir," kata Kepala DP3AP2KB Kotim, dr Achmad Yusi, Kamis, 9 Juli 2026.

Ia menegaskan, surat edaran tersebut bersifat imbauan, bukan kewajiban yang harus dipatuhi masyarakat. Penjelasan itu disampaikan menanggapi munculnya pro dan kontra terkait gerakan tersebut.

Surat edaran itu mengacu pada Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Melalui gerakan tersebut, pemerintah ingin memperkuat keterlibatan ayah atau wali ayah dalam pengasuhan sejak dini, membangun kedekatan emosional dengan anak, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam mengikuti proses belajar.

Program itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam surat edaran tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotim diharapkan turut mengedukasi keluarga, kerabat, dan masyarakat agar berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Selain itu, ASN yang memiliki anak usia sekolah mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat juga diimbau mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah.

Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah disesuaikan dengan jadwal masuk sekolah di masing-masing satuan pendidikan.

Pemkab Kotim berharap gerakan tersebut dapat meningkatkan keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak serta memperkuat hubungan emosional di lingkungan keluarga. (DEWI PATMALASARI/H)