PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya turut hadir langsung di lokasi musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga di Jalan Dr. Murjani Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Senin 13 Juli 2026.

Kehadiran petugas guna melakukan pendataan warga yang terdampak, khususnya terkait dokumen kependudukan yang hilang, rusak, atau habis terbakar.

Musibah hebat yang terjadi pada Minggu siang kemarin tak hanya menghanguskan tempat tinggal dan harta benda, tetapi juga menyebabkan banyak dokumen penting milik warga ikut terbakar.

Menyadari hal tersebut, Disdukcapil bergerak cepat untuk memudahkan warga mengurus kembali kelengkapan administrasi mereka tanpa harus datang ke kantor dinas.

Kepala Disdukcapil Palangka Raya, Sabirin Muhtar, menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik dan meringankan beban warga yang sedang tertimpa cobaan berat ini.

Pihaknya memastikan bahwa seluruh proses pengurusan dan pencetakan kembali dokumen administrasi kependudukan bagi para korban akan mendapatkan prioritas utama.

"Tentunya untuk pencetakan dokumen administrasi kependudukan bagi korban musibah kebakaran ini akan kita prioritaskan," tegas Sabirin Muhtar saat mendampingi tim melakukan pendataan langsung di lokasi kejadian,.

Langkah ini diambil agar warga tidak kesulitan lagi saat membutuhkan berkas-berkas penting tersebut untuk keperluan administrasi sehari-hari.

Selain mempercepat proses pengurusan, pelayanan yang diberikan bagi para korban musibah ini dilakukan secara cuma-cuma atau gratis.

Kebijakan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban pengeluaran warga yang saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi pasca kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Disdukcapil berupaya hadir sepenuhnya di tengah masyarakat di masa sulit.

"Dengan kemudahan dan prioritas pelayanan ini, diharapkan warga dapat segera memiliki kembali dokumen kependudukan yang sah dan lengkap, sehingga aktivitas kehidupan dapat segera berjalan normal kembali," pungkasnya. (PATHUR/H)