BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) memberikan pembekalan dasar bagi Gerakan Organisasi Pemuda Peduli Keluarga Berencana (GEMBIRA KB).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran organisasi pemuda dalam menyukseskan program keluarga berencana yang tidak hanya menekankan pada pengaturan kelahiran, tetapi juga sebagai upaya membangun keluarga sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Kepala DPPPAPPKB Kotim, Achmad Yusi, mengatakan bahwa program Bangga Kencana menjadi instrumen vital untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.
“Keluarga Berencana bukan hanya tentang pengaturan kelahiran, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, sejahtera, berkualitas, dan berdaya saing,” jelas Achmad Yusi, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi kini semakin kompleks. Masih ada pasangan usia subur yang belum mendapatkan informasi akurat mengenai KB serta adanya berbagai informasi keliru tentang alat dan metode kontrasepsi. Selain itu, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam memberikan edukasi yang benar kepada lingkungan sekitar juga perlu ditingkatkan.
“Oleh karena itu, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan. Pemuda memiliki energi, kreativitas, jejaring luas, sekaligus kemampuan memanfaatkan media digital untuk menyampaikan pesan positif,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peserta mengikuti pembekalan dasar dengan sungguh-sungguh, karena materi yang diberikan akan memperkuat pemahaman dan membekali peserta agar mampu melakukan komunikasi efektif yang persuasif dan mudah dipahami masyarakat.
“Saya juga berharap peserta yang hadir menjadi kader-kader awal GEMBIRA KB yang dapat menjadi pelopor dan penggerak keluarga berkualitas di lingkungan organisasi dan masyarakat luas,” imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi momentum awal terbentuknya gerakan bersama antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta kemajuan Kotim ke depan.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kotim, Yulia Kartika Sari, menyampaikan peserta berasal dari berbagai kalangan pemuda seperti KNPI, AMPI, Karang Taruna, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya Pimpinan DPPPAPPKAB, organisasi kepemudaan, para narasumber, serta seluruh panitia,” ungkap Yulia.
Ia menyebut dalam kegiatan tersebut para peserta akan memperoleh materi terkait KB dan komunikasi efektif dari narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya terkait KB.
"Kami berharap pembekalan ini menjadi awal kerja sama berkelanjutan untuk menjadikan GEMBIRA KB sebagai gerakan nyata yang mampu meningkatkan kepedulian pemuda terhadap pembangunan keluarga berkualitas di Kabupaten Kotawaringin Timur," harapnya. (DEVIANA/H)









