BORNEONEWS, Sampit - Kemarau panjang diprediksi bakal terjadi di tahun 2017. Terkait itu, Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) mengantisipasi melonjaknya penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dengan menugaskan Pukesmas Baamang II untuk memberikan pelayanan lebih dalam hal tersebut.
“Puskesmas Baamang II ini salah satu tempat dijadikan rumah oksigen, guna membantu warga yang menderita ISPA. Dan di 2017 ini kami juga siap akan hal tersebut,” kata Kepala Puskesmas Baamang II dr Yunita Ristianti.
Diprediksi untuk tahun ini kemarau akan lebih panjang dibanding 2015 atau 2016 lalu. Hal tersebut berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit.
Kondisi itu rawan terjadi kebakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap. Hal itupun bisa membuat warga terserang penyakit ISPA.
“Penyakit ISPA tinggi karena faktor lingkungan dan juga banyaknya kebakaran lahan yang terjadi. Sehingga untuk pencegahan, kami mengimbau kepada warga agar memakai masker kalau ke luar rumah saat kabut asap,” lanjut Yunita. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








