BORNEONEWS, Sampit - Permintaan masyarakat Kelurahan Baamang Barat untuk mendapatkan air bersih ternyata belum bisa dipenuhi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dharma Tirta Sampit.

Menurut Direktur PDAM Dharma Tirta Sampit Firdaus Ranggan, hal tersebut disebabkan terkendala izin maupun serah terima pengerjaan proyek dari provinsi ke kabupaten. 

Firdaus mengatakan, saat ini sudah ada pipa untuk penyaluran air dari PDAM di Baamang Barat. Namun, air belum bisa dialirkan karena belum dikoneksikan dengan jaringan PDAM Sampit.

"Soalnya di daerah itu (masih) merupakan proyek provinsi," kata Firdaus, Senin (23/1/2017).

Firdaus mengatakan pihaknya masih menunggu serah terima dari provinsi. Karena dalam peraturan, tanpa proses itu kabupaten tidak bisa menggunakan jaringan pipa yang merupakan proyek provinsi itu.

"Masih belum tahu kapan serah terimanya, tapi kita sudah meminta agar segera dilaksanakan. Jika sudah, secepatnya kami akan mengalirkan airnya," tuturnya. (RIAN NAFARIN/B-11)