BORNEONEWS, Palangka Raya –Anggota DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu meminta Pemerintah Kota (Pemko) lebih aktif menyosialisasikan pengertian pajak makanan dan minuman sebesar 10 persen kepada…
Deteksi dini ini dinilainya sangat krusial untuk mendeteksi kemungkinan masuknya penyakit tersebut sedini mungkin, mengingat mobilitas warga yang cukup tinggi dan terbukanya akses perjalanan.
DPRD juga akan menggelar rapat panitia khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Bencana yang dinilai penting untuk mendukung kesiapsiagaan daerah
Rapat Banmus menjadi forum strategis dalam menyusun serta menyelaraskan jadwal kegiatan legislatif dengan program pemerintah daerah agar pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dapat berjalan optimal.
DPRD Palangka Raya mengapresiasi langkah Wali Kota Fairid Naparin yang dinilai berhasil mengurai antrean BBM di SPBU melalui koordinasi bersama Pertamina.
Kondisi tersebut justru memperparah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM, terutama saat antrean di SPBU membludak hingga berjam-jam. Ia menilai keberadaan pengecer selama ini menjadi alternatif bagi warga ketika distribusi di SPBU mengalami kepadatan.
Persoalan di lapangan bukan hanya soal ketersediaan BBM, tetapi juga menyangkut manajemen pelayanan di SPBU yang dinilai belum maksimal. Ia menyoroti adanya perbedaan pelayanan antar-SPBU serta lambatnya proses pengisian, terutama untuk BBM subsidi.