PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota atau Pemko Palangka Raya rencananya tetap mengambil kebijkan untuk membuka pasar ramadan, tapi hanya menyedia layanan pesan antar via online.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menilai langkah ini mampu mengembangkan dan membangkitkan perekonomian masyarakat meskipun dalam jumlah pendapatan yang terbatas.

"Rencananya memang pasar ramadan dibuka dengan sistem pesan online jadi pedagang mengantar ke rumah pembeli," kata Fairid Naparin, Jumat 17 April 2020.

Sebagai contoh yang sudah berjalan lanjut dia, saat ini pedagang di Pasar Kahayan telah menyediakan layanan online dengan menghubungi nomor telepon atau dipesan lewat WhatsApp.

Pembeli dan pedagang hanya perlu melakukan kesepakatan tentang jenis barang yang dipesan, jumlah barang, dan alamat pembelinya. Kualitas barang dijamin oleh pedagang sendiri.

--page


"Sistem pesan online sangat diminati warga, selain mudah masyarakat juga tetap bisa menjalankan sosial distancing mencegah penyebaran Covid-19," pungkasnya. (HENDRI/B-5)