PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Riduanto meminta pemerintah kota atau Pemko untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB dengan dibarengi sosialisasi masif kepada masyarakat.

"Dalam pemberlakukan PSBB ini, kami minta pemerintah menerapkannya harus dibarengi dengan sosialisasi secara masif, sehingga masyarakat benar-benar paham akan kebijakan ini," katanya, Rabu, 13 Mei 2020.

Menurutnya dengan adanya pembatasan gerak masyarakat saat pemberlakukan PSBB ini uluran bantuan pun menjadi harapan, seperti bantuan sembako maupun bantuan sosial lainnya.

"Kami sangat mendukung penerapan PSBB ini namun masyarakat perlu mendapatkan edukasi dan pemahaman yang sama. Dengan begitu upaya memutus mata rantai Covid-19 dapat berjalan dengan cepat," katanya.

Politisi PDIP ini mengatakan tentu saja masyarakat akan bertanya, apa cukup sembako yang didapat untuk dimakan satu keluarga dalam tiga bulan. Lalu berapa dana bantuan bansos yang diterima, bagaimana teknisnya.

--page

"Hal-hal seperti ini pasti ditanyakan masyarakat dan memang menjadi dinamika. Bahkan efek dari keadaan ini tidak sedikit menimbulkan kerawanan tindak kejahatan. Tapi kita yakin dengan dibarengi sosialisasi tentu akan dapat berhasil nantinya," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)