TAMIANG LAYANG –

BORNEOMEWS, Tamiang Layang - Anggaran sebesar Rp24,7 miliar digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Anggaran tersebut dari semua desa di 10 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Barito Timur.

Bupati Ampera AY Mebas menyebutkan, jumlah penerima BLT DD bervariasi dan dianggarkan di setiap desa. Semua tergantung jumlah warga penerima dengan nilai Rp600 ribu setiap bulan. Sebab, ujar dia, mereka yang sudah menerima bantuan sosial lainnya seperti, PKH, BPNPT dan sebagainya tidak berhak.

"Apabila desa tidak ada penyaluran BLT DD atau terjadi sisa, akan menjadi Silpa dalam APBDes," sebut Ampera diwawancarai wartawan, Senin 22 Juni 2020.

Menurut dia, BLT DD kembali akan disalurkan namun terjadi skema perubahan. Hal itu berkaitan kebijakan pemerintah melalui peraturan kementrian keuangan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam PMK Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Kedua atas 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa.

--page

Nilainya meningkat, namun memperpanjang jangka waktunya. Dari yang pertama hanya tiga bulan menjadi sekaligus enam bulan atau sampai Desember 2020.

"Berkaitan skema itu masih dikoordinasikan dan saya mengharapkan BLT DD yang sudah tersalurkan masing-masing desa bisa membantu warga di tengah pandemi Covid - 19 ini," pungkasnya. (PRASOJO/B-7)