PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya membuka pelatihan perkoperasian terhadap 40 pengurus koperasi pada Selasa, 6 Oktober 2020. Pelatihan yang diukuti 21 koperasi itu dilaksanakan selama 3 hari atau sampai pada 8 Oktober 2020.

Pelatihan itu dibuka oleh Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu. Dia mengatakan, pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan manajemen pelaku usaha terutama dalam memberikan pelayanan kepada nasabah.

Kegiatan itu berkaitan erat dengan program pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Meski menggunakan dana alokasi khusus, sasaran yang ingin dicapai tetap sama seperti penggunaan biaya tidak terduga atau BTT.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Rawang mengatakan, peserta mendapatkan sejumlah materi tentang tata kelola perusahaan agar semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.

Ada tiga hal pokok menjadi tujuan dalam pelatihan tersebut. Pertama, meningkatkan kualitas dari SDM agar terlatih dan mampu untuk menetapkan tujuan koperasi yang lebih realistis.

--page

Kedua, mencegah dan mengurangi konflik di dalam suatu perusahaan. Menurutnya, sebuah konflik di dalam suatu perusahaan bisa saja muncul pada saat orang tidak jelas dengan peran yang terdapat kekurangan dan tidak paham masalahnya.

Terakhir, membantu untuk meningkatkan omset atau pendapatan. Pelatihan yang efektif nantinya akan lebih produktif dalam menjalankan bisnis itu sendiri. (HENDRI/B-7)