BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya akan menjalankan program smart economy atau ekonomi cerdas pada tahun anggaran 2021. Program ini termasuk dalam RPJMD hingga 2023.
Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu mengatakan banyak sektor yang dikembangkan melalui program tersebut. Misalnya pengembangan UKM berbasis masyarakat lokal dan peningkatan peran koperasi bidang jasa, barang maupun simpan pinjam.
"Program itu sudah dicanangkan dalam visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Target tiap tahun dalam RPJMD mesti direalisasikan setiap tahun anggaran," katanya, Jumat 9 Oktober 2020.
Menurutnya program ini erat kaitanya dengan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19. Pasalnya prediksi vaksinasi sudah dijalankan pada 2021. Artinya pemerintah bisa fokus untuk memulihkan perekonomian.
"Infrastruktur tetap jadi prioritas namun tidak hanya itu yang ada dalam program. Sudah seharusnya prioritas itu dijalankan secara beriringan dengan fokus yang berbeda," terangnya.
--page
Sementara untuk program lainnya seperti pengembangan kota cerdas, lingkungan cerdas, masyarakat cerdas dan transportasi berteknologi tinggi dilaksanakan secara bertahap sampai masa jabatan pemimpin itu berakhir. (HENDRI/B-6)








