BORNEONEWS, Palangka Raya - Mal Pelayanan Publik (MPP) Huma Betang milik Pemko Palangka Raya mulai beroperasi pada akhir tahun 2020. Pada saat ini setidaknya ada 11 instansi vertikal yang telah membuka pelayanannya di MPP tersebut.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan di MPP ini ada dua layanan baru dan unik yang diberikan. Pertama layanan pojok membaca oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda).
Kedua adalah layanan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang merupakan salah satu layanan kepengurusan administrasi kependudukan yang dilakukan menggunakan mesin, serupa dengan mesin ATM.
Fairid menjelaskan pelayanan pojok baca dari Disperpusda ini untuk memancing minat masyarakat dalam membaca dan sebagai salah satu hiburan masyarakat selagi menunggu antrian pelayanan.
Jenis buku sendiri ada dua jenis, yang pertama buku cetak dan buku elektronik yang bisa diakses melalui ponsel pintar. Selain itu area tempat duduk pojok baca pun didesain senyaman mungkin agar masyarakat benar-benar bisa nyaman dalam membaca.
--page
Sedangkan untuk layanan ADM sendiri saat ini sudah mulai dijalankan untuk mempermudah kepengurusan administrasi penduduk, seperti pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El) di mesin ADM.
“Untuk layanan pencetakan KTP El di mesin ADM masyarakat harus terlebih dahulu mendapatkan surat dari disdukcapil, bahwa sudah selesai melakukan registrasi dan mendapatkan surat dengan barcode yang bisa dipakai untuk melakukan pencetakan di ADM," katanya. (HENDRI/B-5)









