PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Untuk menekan kemungkinan terjadinya kenaikan harga dan ketersediaan bahan pokok (Bapok) menjelang hari raya Idul Fitri 1442 hijriah tahun 2021 ini Pemkot Palangka Raya menyiapkan berbagai langkah antisipasi.

Salah satunya yaitu dengan menggelar operasi pasar atau pasar murah yang diyakini mampu menyeimbangi tingginya harga bapok dipasaran.

"Hal ini kita lakukan, setidaknya untuk mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu, terlebih pada masa pandemi seperti saat ini," ucap Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Rawang, Senin, 26 April 2021.

Selain itu, kata dia pihaknya juga dalam mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan bapok menjelang lebaran nantinya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan juga distributor yang dikelola pemerintah yaitu Bulog.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat supaya tidak perlu kuatir dengan ketersediaan bapok pada saat ini, karena penyalurannya akan terus bergulir.

--page

"Jadi stok pangan tetap terjaga selama empat sampai enam bulan kedepan, meskipun pasokan terganggu akibat permasalahn transportasi atau cuaca buruk," pungkasnya. (DONNY D/B-5)